Pages

Labels

Sunday 1 March 2015

Made Wirawan Pulang Kampung

LAWATAN Persib ke Bali menjadi kabar gembira bagi I Made Wirawan, lantaran penjaga gawang Maung Bandung tersebut tentunya bisa sekaligus pulang ke kampung halamannya di Pulau Dewata.

Disamping memili kesempatan mengunjungi sanak saudaranya, pemain kelahiran Gianyar 34 tahun silam ini kian girang karena akan melakoni laga persahabatan melawan tim asal kampung halamannya, Bali United Pusam.

"Ya yang pasti tentunya seneng bisa main lagi di Bali, dan ketemu tim Bali juga, sekalian bisa pulang kampung dulu," kata Made saat ditemui usai mengikuti latihan di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Sabtu (28/2).

Made bersyukur Bali United Pusam berhasil promosi dari divisi utama ke Indonesia Super League (ISL) 2015, sehingga turut membawa panji Pulau Dewata di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia. Sebelumnya, nama dia kerap disebut sang juru racik, Indra Sjafri untuk kembali pulang membela tim tanah kelahirannya.

Dengan masuknya Bali United Pusam ini, Made berharap bisa turut membangkitkan semangat para atlit sepak bola Bali, khusunya mampu menjadi motivasi pemain muda untuk menunjukan kualitasnya dalam mengolah si kulit bundar. "Ya mudah-mudahan dengan masuk lagi tim Bali di ISL bisa membangkitkan gairah sepak bola di Bali, khususnya bagi pemain muda ada tempat untuk bermain," ujar pemilik nomor punggung 78 ini.

Selain menjadi triger bagi persepakbolaan Bali, Made menyatakan masuknya Bali United Pusam semoga bisa mengobati kerinduan masyarakat Pulau Dewata akan eksistensi klubnya di pentas sepak bola Indonesia, setelah terakhir klub Bali Devata berkiprah di Liga Primer Indonesia (LPI) pada 2011 silam, ketika terjadi dualisme PSSI.

Selebihnya, Made tidak begitu mengikuti perkembangan sepak bola di Bali. Disamping gaungnya mulai melemah, dia juga lama meninggalkan Pulau Dewata sejak 2007 silam ke Balikpapan sebelum akhirnya berlabuh di Maung Bandung pada musim 2012.

"Perkembangannya saya juga kurang begitu paham sekarang kaya gimana sepak bola di Bali, karena saya juga jarang pulang ke Bali, tapi terakhir kabarnya PS Badung juga baru naik ke divisi utama," ungkapnya.

Kiprah Made bersama tim di luar Pulau Dewata terbilang sukses, lantaran menurut catatan dia adalah pemain asal Bali yang pertamakali mengangkat trofi ISL. Menurutnya, sebelum dia memang terdapat orang Bali dengan torehan serupa, namun di pentas Liga Perserikatan dan Galatama.

Terlepas dari catatan sejarah tersebut, bagi Made siapapun orangnya dan apapun bidangnya semoga selalu bisa mengharumkan nama Bali, termasuk torehan juara ISL 2014 sekalipun diraihnya bersama Persib Bandung.

"Dulu ada I Made Pasek Widjaya pas era Perserikatan dan Galatama, tapi itu udah lama. Saya persembahkan gelar ini untuk warga Bali dan juga seluruh bobotoh yang datang ke Palembang," pungkasnya.

inilahkoran.com

0 comments:

Post a Comment